bahrunalimurtopo@gmail.com . Diberdayakan oleh Blogger.
.
Tampilkan postingan dengan label Sosok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosok. Tampilkan semua postingan

Politik Elit Buat Yang Elit R1 Hanya Mimpi masyrakat kecil

jenuh juga liat media sosial, semua pertarungan kepentingan seglitir orang yang mengataskan rakyat. yang menbawa ulma, tokoh besar, jendral dan orang terpadang saling dukung dan tuding. dimana suara rakyat kecil untuk di suarakan, hanya yang di beri janji-janji dan harapan yang semu belum tentu akan terealisasi dengan benar dan tepat. karena berapapun angaranya akan selalu lewat talang dan saring dari orang-orang yang punya kepentingan sosial, nama, wibawa dan kehormatan. Hari ini masyrakat kecil selalu di sebut-sebut oleh calon yang menduduki kursi R 1. yang di bingunkan dengan masing-masing media sosial saling benar dan saling dukung bila jadi nanti. karena ini bagian politik, politik tingkat elit " orang bilang politik itu banyak bohongnya dari pada kebenarnya " janji tingal janji. bisa di logikakan dalam masa kampaya dan masa pemilihan berpa duit yang di gelontorkan buat masyrakat dengan kata pilih nama ... aku kasih 15 ribu sampai 50 ribu. pratek ini sudah terjadi di masa pemilihan DPR, DPRD dan DPRI. apakah jejak ini akan di ikuti oleh calon pemimpin R1. kewatiran ini adalah bila sudah duduk di gedung ber AC dan kursi EMpuk akan lupa saat di bawah, janji dan visi misinya. sibuk berebut proyek bagaimana uang saya kembali. apa lagi dengan dana dari pusat yang di glontorkan atas nama rakyat nantinya pasti lewat talang pihak satu,dua ,tiga dan seterusnya , talang itu akan basah. dengan dalil potongan 10% pajak negara, ini blm sampai ring paling ahir berapa rakyak akan terima 50% kah. 30 % kah, 20 % kah dari angaran semula. salam damai dan positif buat para pemimpin kita di era pasar bebas moga sesuai dengan janjidan kedudukanya untuk rakyat merdeka..? atau mati!

Dawet Merah Kebumen Khas Rasanya

Klirong-siapa yang engga kenal yang nama dawet ireng. Yang ada di purworjo, tapi juga engga kalah lagi di kebumen, dengan yang namanya dawet merah milik pak sodik rasanya mak' yus. Menjadi foforit oleh masyrakat masa musim panen pada, sebagai penyegar dahaga saat lelah dan panas menjadi rasanya nyes.
Dawek merah desa wotbuwono Bapak sodik dan bapak surip menjadi harapan di saat panen raya , di hari lebaran open haus siapa saja yang datang gratis.

TapiJangan kewatir kawan? bila mau nerasakan selalu tersedia, bukan hanya musim panen dan musim leberan. Bisa di jumpai di pasar wedi klirong kebumen desa legenwonosari. Setiap hari bapak surip jualan di situ.,bisa di cater lohhh kawan.. buat acara hajatan...

Andaikan Aku jadi Presiden

FesTIK
Salam Sejahtera. Hemm berminpi kali, jadi persiden. Karean menjadi presiden banyak proses dan pengalaman dan tantangan yang sangat terjal, juga perlu kaya uang banyak, karean Presisden No satu di sebuah tatanan Negara, yang akan selalu di lihat hat dalam tingkah laku dan perbuatanya. Sebauah hanyalana yang tinggi bagi diriku ini menjadi presiden yang harus menebus banyak dinding kebijakan dan peraturan untuk menjadi presiden…. Itu sulit tercapai untuk saya.

Tapi di dunia nyata tapi di dunia maya .. maupun dunia hayal itu bisa tercapai…? Yang akan saya lakukan bila menjadi presiden yang pasti, pertama karena Negara ini Negara demokrasi dan kepala Negara di pilih oleh rakyak. Makah yang akan laukan kembalikan kerakyat. Karean dari rakyat untuk rakyat. Itu yng kami lakukan pertama yang harus aku pikirkan, yang pasti yang lebih utama adalah pendidikan, kesehatan gratis tampa pandang bulu siapa dia siapa aku. Karean pendidikan adalah sebagai tongak, tiang dana dasar Negara kita untuk maju, sedangkan kehatan adalah utama untuk mecapai kehidupan yang sehat dan harmonis, untuk mencapai impian apa tidak sehat pasti tidak biasa mencapai impian.

Yang kedua: mengembangkan dan menapung putra/putri anak bangsa yang menpunyai keahlian, prestasi  dan sekil untuk di kembangkan dan di bina oleh Negara untuk mewujudkan mimpinya menjadi hasil karaya anak bangsa, untuk mewujudkan cita-cita sang pejuang.

Yang Ketiga: meberikan kebijakan pada para peminpin daerah untuk mengembangkan pontensi kearifan local, budaya , hasil bumi dan pendidikan terkait kondisis alam dan daerah yang ada untuk di gali dan di kembangakan agara nanti anak didik setealah selesai tidak mengangur dan merantau ke nergri orang maupun negri sendiri.  Palingga bisa melestarikan pertnian yang ada di dearah dan berkreatif sesusi kemapuan dan bakatnya.
Yang empat: menperkuat hasil ekonomi dari pertanian karena Negara kita Negara agraris Negara yang kaya akan berbagai hasil pertanian, karena mayoritas warga Negara kita masyrakatanya petani. Dan kami masih ingat lagu bank iwan fles, Ekonomi adalah kekauatan bangsa.
Yang kelima: melestarikan budaya yang ada di daerah sebagai symbol dan kekayaan Negara kita dengan memegang UUD 45 dan Bineka Tungal Ika.
Yang ke enam: bratas korepsi tampa pandang bulu siapa dia siapa saya. Dengan se adil-adilnya
Yang ketujuh: menjalani kerjasama anatar Negara terkaiat dunia ekonomi, tehnologi dan kemajuan zaman, agar tidak ketingalan dengan Negara laian.
Yang ke delapan: berpegang teguh dengan 4 pilar dan UU 4 dan Bika tungal Ika ssabagai lambing Negara kita.
Yang kesembilan: terjun lasung kemasyrakat melihat realitas kehidupan masyrakat di berbagai darah terpencil dan daerah perkotaan..
Yang kesepuluh: mebuka saran,kritik dan solusi  masukan untuk kebaikan Negara kita melalaui wakil daerah, perguruan tinggi dan media on line milik negara, yang ada di Indonesia, untuk evaluasi. Untuk kebaikan rakyat kedapan.
Yang Kesebelas : peran akatif evaluasi kepla  kedaerah yang  di kumpul kan di masing-masing propinsi evalusi kinerja kepala daerah.

Ha ha ini lah hayalan andaikan aku jadi presiden, yang akan di lakukan dan bisa saya tuangkan di dunia maya ini untuk berbgai ide gagasan dan realita yang ada saat ini, karena Negara kita banyak hal yang masih jah dari harapan masyrakat terkait kebijakan untuk masyrakatnya. Karena masih banyak salah sasarah dalam menberikan program. Salam perubahan dan salam merdeka. 
HTML Blog bahrun

Berbagi Itu Asik: ( Info seputar Pesantren ):

Mau berbagi? Follow: Twiter | Facebook | Suara Muda

Kepala Desa Wotbuwono Priode 2013-2018

Desa wot buwono dalam pilkades kebumen, kirong di menengkan oleh pk yusron yang bersaing dengan bapak tori, pak yusron memengankan dengan nilai multlak dan untuk memimpin desa wotbuwono klirong dengan priode 2013-2018. moga menjadi amat dan menbawa desa wot buwoo lebih baik dan sesuai kebutuhan masyrakat desa wotbuwono.
di segala bidang bukan hanya di bidang pembangun juga bisa masuk di bidang pendidikan dan bidang kemasyrakatan sesuai dengan kondisi masyrakat desa wotbuwono. selamt dan sukses untuk menjalankan amat masyrakat desa wotbuwono. karean ini hanya amat bukan milik satu orang atau kelompok tapi milik semua warga wotbuwono klirong.

Pernah Menjadia Pengawal Presiden RI Masa Seokarno Masa Tuanya Di Rumah Kontrakan

Masa Muda Daliman
Masa Mudanya Daliman 
 KEBUMEN- Berjuang tampa pamprih mukin itu kata yang tempat untuk mengambarkan sosok daliman, Meski berjasa sebagai pejuang kemerdekaan Namun di sisi hari tuanya justru hidup sengsara. tak ada gemilang harta, rupiah masih menyewa rumah.  MEngontrak adalah pilihan bagi pak daliman  degan sederhanaanya dala kehidupanya, meski begitu gurat ketampananya di masa mudanya masih terlihat jelas di fotonya.

Daliman salah satu pejuang RI tak hanya itu dalamian juga ber untuk karena pernah mendaat tugas yang bergensi yakni menjadi ajudan presiden Soekarno dan wakilnya Mohamad Hata, karena pernah mengeyam pendidikan yang di kirim oleh Belanda di semarang setalah tamat di jadikan polisi belanda, ketiga belanda pergi datang jepang, juga di rikut menjadi olisi jepang kata daliman mewakili kisahnya.

Berapa kali mengikuti peperangan. Dia pernah ikt perang gerilya yang di pimpin oleh jendral Sudirman, selain itu dia ikut dala kancah peperangan krawang bekasi serta perang palagan Ambarwa, namun di antara peperangan tersebut yang paling ektrem an penuh perjuangan dan cukup menyesarakan adalah perang gerilya dengan jendral sudirman, waktunya cukup panjang selama 6 bulan. 

Masa Tuanya Daliman 
Daliman menambahkan setelah indonesia berhasil dapat merebut dari tangan penjajah, dia bergabung dengan mobrik atau istilah krop brimob di jakarta, pada tahun 1948, Daliman di tarik ke istana kepersidenan untuk menjadi pengawal presiden Soekarno dan Mohamad Hata sebagai wakilnya.

pengalamanya ketiga menjadi pengawal presiden setia ada kunjungan keluar negri, kalo presiden mau masuk WC, selalu saya cek dulu ke WC,  juga pula bila presiden mau makan saya makan dulu untuk di cek, kewatir presiden terna racun. setealh sukarno lenser dia di tarik lagi di krop brimob.

Perjuang daliman memang besar di negri ini meski balasanya tak berapa, daliman tetap menikmati di hari tuanya dengan bahagia walo saaat ini daliman masih hidup atau tingal di rumah kontrakan Bahakuri Gombong  yang hanya di temani cucunya ruli (30) . hdup tak berkecukupan harus di jalani Daliman, di tabah dia sudah lama hidup menduda.

Dulu sih ada istri tapi sudah meningal duniaa tahun 1991 istri juag sebagi Pewira TNI, Pangkat Terahirnya Kolonel. pukas mbah daliman ( sumber Kebumen Ekpres) 

Mabah Muhajir Berjuang Lewat AIO Usir Penjajahan


Mabah Muhajir Berjuang Lewat AIO  Usir Penjajahan
Gerakan angkatan umat Islam ( AOI) Di semlanggu kebumen, kesaksian KH Muhajir (85)  yang menjadi pelaukan sejarah AOI justru menujukan Peranan_peranan santri Semlanggu Kebumen Dalam Mengusir penjajah.
KH muhajir tingal di  Desa Adikraso, keamatan Kebumen. Sosoknya KH Muhajirin ini yang hidup sederhana bersam sebilan anaknya hidup sederhana, merupakan tokoh pemberani dan tanguh.  Yang ikut berjuanag mengusir penjajajh sejak tahun 1947-1950 atau sejak masa Agresi Militer belanda II. Ia menjadi anggota battalion Lemah Lanang  sebagi Tentara Mutatho inin yang dipimpin syeh Mahfud Ahdurrahman dan panglima  perangnya Keyai Sururuddin Purwosari Puring. Di kesatuanya, di persatuanya Muhajirin di peraya Komadan regu I Sie I ampi I Bagian Mobring  AOI Labantaka Batalion Lemah Lanag Semlanggu Kebumen.
Batalion LL di tugaskan di garis (front) timur sungai kemit karang ayar kebumen, sampai desa petanahan kebumen yang sering kali di serang oleh penjajah denagn mengunakan montir kanon, perlaan turus di lakukan walo aktu itu belum menpunyai seata berat.  Karena seata tak seimbang ahirnya belanda menduduki kebumen.Paraangota AOI menduduki Semlangu dan terus meyerang markas bessr belanda. Pertempuran utk mengusir penjajah terus mereka kobarkan.  Yang tak terlepas  oleh para santri ahirnya berhasil menuri persenjataan belanda. Seperti persenataaan  berta , bren, popda dan benda-benda lainya.
Perlaan anggota AOI itu men buat para tentara terusik. Merakpun mencoba menduduki markas-markas AOI  melalui pagar jalan-jalan pager kodok ke urta dengan mebawa persenataan lengap yang di sambut perlawan sengit oleh angota AOI. Ahirnya perang angota belanda banyak yang mati dan ada tentara epang yang menpertahankan diri utuk menunggu batuan untuk mengakuti bangke-bangkenya,
Angota AOI banyak memenangan pertempuran dengan belanda, Namun kaptem Mustanggin dari kali rejo gugur dimedanperjuang,  namaum juga anggota AOI berhaisl merebut pelerngkapan sejata belanda serta bajunya yang di gunakan untuk meneruskan perjuanganya.
Putus asa dengan perjuang AOI tentara belanda mengaak gencatan senjata denagn Batalion LL. Ahirnya tentara belanda mengadakan Durstut. Tentara belanda yang ada di awa barat dan kebumen menu Yogyakarata.  Tentara belanda koar kair melarikan diri, Sersan Munawir dari belanda yang bersenjata angkat tangan.  Dan di tangkap di serahkan pada Mbah Hair.
Namun dalam searah santri semlanggu dalam sejarah catatan  di angap pembrotak, catatan KH Abduramhan Wahid Menyebut pembrotakaan AOI munul akibat kebijakan militer, (APRIS)  Pasa Pengakuan Kedaolatan 27 Desember 1949 yang menghendaki peleburan lascar-laskar perlawan kepada APRIS setelah usai perang kemerdekaan.  Namum peleburan itu di sertai embel-embel hanya orang-orang yang mendapat pendidikan. Yang bisamenduduki abatan komandan battalion. Sementara rata-rata anggota AOI lainya. Sedang anggota AOI tidak menpunyai tidak menpunyai ijazah pendidikan formal. Hinngga mengobarkan perlaan pada TNI.
Mbah muhajir sempat di penjara seperti para pejuang laianya  santri anggota AOI. Saya dio penjara bukan tawanan politik tapi tawanan criminal, di ampur dengan gorong-gorong penury. Saya di ses varbel 3 kali. Jawaban saya hanya satu. Saya menyerah karena menyalahi pemerintah, dengan alas an tersebut hanya di hukum selama 4 bulam.
Setelah lepas dari penjara. Mbah muhajir pergi keserang menjadi pedang klitikan . sehingga mendapat pangilan tugas untuk berkerja di PGB Negri Kebumen. Tidak hanya alloh yang menyaksikan semua mahluk alloh ikut menyaksikan. Bias di lihat bekas-bekas  pahlawan kita rata-rata menadi pimpinan-pimpinan Agama Islam yang mendirikan pondok-pondok Pesantren sampai pendidikan tinggi dan MTQ kebanyakan bahlawan kita.  Pungkasnya yang kini mengisi masa tunya dengan menperdalam ilmu agama dan menberi pengajian. Sumber kebumen Ekpres

Kisah Raharojo Kusumo Menjadi Murid Pangeran di Ponnegoro


Kebumen- Raharjo kusumo ang agrab di pangil mbah harjo, sama sekali engga tampak istimewah atau pun peryayai. Namun meskipun dia hidup bersa keluarga yang yang hidup pas-pasan, pada waktu muda dulu ia keturunan seorang peyayai jamannya. Ia juag sapai menjadi murid pangeran di ponegoro. Pada sat mejadi murid pangeran di ponegoro, mbah harjo selalu menemani gurunya kemanapun dia pergi, bahkan pada saat peperangan melawan penjajah. Mbah harjo masih setia menemani.
Hendak pangeran di ponegoro hendak mau menuju jawa timur dari kadipaten bayumas,did ala perjalanan dari gombong, kebumen, rombongan ka yang jumlahnya sekitar 50 orang  di hadang oleh penjajah belanda.
Ahirnya terjadi perang sengit ada sekitar 30orang yang meningal,  juag ada yang terluka karan dalam peperang tersebut  lawan sudah memakai meriyam sebagi senjata andalanaya.

Dari peperang diponnegoro  yang terluka di suruh untuk menetap di kebumen, yang waktu itu masih di kenal dengan alas bumi, juag pada waktu itu saya terkena senjata meriyam dari belanda.  Anehnya tubuh saya masih tetap utuh , naun terasa jatuh dari tempat yang tinggi sehingga untuk berjalan terasa kesulitan  dan kemudaian di suruh tingal oleh pangeran di ponegoro.”

Hal yang tidak bisa dilupakan oleh mba raharjo, adalah. Tasbeh pemberian pangeran di ponegoro, menrutnya tasbeh itu di yakini sebagi jimat pemberian pangeran di ponegoro. Tasbeh itu akan hilang sendirinya pada saatnya denagns endirinya ketika tidak di perlukan.

Sekitar tahun 1953 sudah agak jauh Indonesia merdeka  tiba tiba tasbeh tersebut menghilang sendirinya, semenjak saat itu, mbah harjo menjalani kehidupan menjadi warga kebumen. Setiap hari mbah harjo masih aktif mrnganyam- anyam abambu untuk di buat caping demi menghidupi keluarganya. Putret Penjuwang Indonesia Masih  Belum di Perhatikan nasibnya… ( kitipan Kebumen ekpres )